Jam Layanan: Senin - Jumat 07.00 - 18.00 | Sabtu 07.00 - 12.00

Arsip


Peresmian BI Corner PU-UKSW

Diposting: Senin, 19 September 2016  | Dibaca: 787 kali | Kategori: Artikel

Salatiga, Jumat, 16 September 2016. Dengan semangat untuk meningkatkan kegemaran membaca, Program Pojok Bank Indonesia (BI Corner) tiba di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW).  Bertempat di lobi Gedung Perpustakaan Universitas – Universitas Kristen Satya Wacana (PU-UKSW), Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Tengah, Dr. Iskandar Simorangkir, SE., MA., bersama dengan Rektor Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Prof. Pdt. Dr. (H.C.) John A. Titaley, Th.D., meresmikan BI Corner dengan penandatanganan MoU, dilanjutkan dengan pengguntingan bunga dan pemotongan tumpeng.

Acara peresmian ini dihadiri oleh pimpinan UKSW, pimpinan BI Prov. Jawa Tengah, dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB), dosen-dosen FEB, pimpinan PU-UKSW, dan mahasiswa. Dalam sambutannya, rektor menyampaikan bahwa kehadiran BI Corner merupakan wujud nyata kedekatan BI dengan masyarakat,  dalam hal ini perguruan tinggi. Beliau berharap dengan hadirnya BI Corner, sivitas akademika UKSW dapat lebih memahami kehidupan perekonomian Indonesia melalui sarana pustaka yang berhubungan dengan perbankan. Mengakhiri sambutannya, rektor menitipkan pesan kepada PU-UKSW agar mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas tersebut.

Dr. Iskandar Simorangkir, SE., MA., mengelaborasi lebih jauh semangat yang mendasari hadirnya program BI Corner. Beliau mengutip data yang dikeluarkan World Bank  tahun 1960, bahwa terdapat 101 negara yang masuk dalam kategori middle income. Pada tahun 2008, hanya 13 negara yang berhasil keluar sedangkan negara lainnya terjebak dalam kategori tersebut. Dalam ilmu ekonomi  dikenal istilah middle income trap. Menurut beliau, penguasaan pengetahuan dan teknologi adalah kunci agar suatu negara menjadi lebih maju dan sejahtera. Contoh konkret yang beliau paparkan adalah pendapatan per kapita Jepang yang mengungguli Australia di tahun 1992, meski awalnya pada tahun 1820 pendapatan per kapita Jepang berada jauh di bawah Australia.

Menyadari peranan pengetahuan yang luas, BI Corner yang dirancang sedemikian rupa agar menarik dan nyaman, dicita-citakan mampu meningkatkan kegemaran membaca di kalangan mahasiswa.

Acara peresmian ini dilanjutkan dengan kuliah umum di Ruang Probowinoto dengan tema "Tantangan Perekonomian Nasional dan Jawa Tengah di Tengah Dinamika Perekonomian Global". (nc/foto:nc)