Program Pendidikan Dasar yang Terdesentralisasi USAID bertujuan untuk mengembangkan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah dasar di Indonesia melalui serangkaian pendekatan inovatif yang dirancang untuk memperkuat pelatihan guru dan meningkatkan lingkungan belajar di sekolah.
 
Dipimpin oleh Education Development Center, Inc. (EDC) dan didukung oleh Academy for Educational Development (AED) dan Research Triangle Institute (RTI), DBE 2 bekerjasama dengan USAID /Indonesia, Departemen Pendidikan Nasional, Departemen Agama, dan sektor publik maupun swasta lainnya untuk mengembangkan alternatif sistem pengembangan profesional guru yang modern, memperkuat kapasitas pendidik dan administrasi untuk memulai, memfasilitasi, dan mempromosikan perbaikan sekolah di seluruh wilayah Indonesia. DBE 2 mengimplementasikan beberapa strategi untuk meningkatkan sistem pendidikan dasar di Indonesia, termasuk di dalamnya: pelatihan guru terdesentralisasi yang diakreditasi oleh universitas; kepemimpinan dan manajemen pembelajaran; Instruksi Audio Interaktif (IAI) untuk guru dan siswa Taman Kanak-Kanak; Pusat Sumber Belajar Gugus (PSBG); kerjasama dengan universitas di Indonesia dan Amerika Serikat; Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai alat pembelajaran; dan, kerjasama dengan sektor swasta untuk memperluas dampak proyek.
 
DBE 2 bekerja di tujuh provinsi di seluruh Indonesia dan telah membina 1,068 sekolah dan Kepala Sekolah, lebih dari 14,000 guru dan 232,000 siswa Sekolah Dasar.
 
Pelatihan Guru yang Diakreditasi oleh Universitas
DBE 2 menyediakan pelatihan untuk guru dan pengelola sekolah yang diakreditasi oleh Universitas. Pelatihan guru yang terakreditasi ini merupakan sebuah landasan progam DBE 2 yang dirancang untuk memperkuat kapasitas tenaga pendidik untuk menjadi tenaga yang berinisiatif, berkualitas dan kreatif.

DALI
Developing Active Learning with ICT (DALI) memperkenalkan cara-cara bagaimana teknologi dapat mendukung dan memperluas pendekatan-pendekatan pembelajaran di kelas dengan menggunakan sumber daya terbatas. Para guru juga memperoleh pemahaman bagaimana lingkungan pembelajaran yang kolaboratif dan berpusat pada siswa dapat memfasilitasi pembelajaran siswa. Mereka juga mengembangkan pemahaman terhadap penggunaan komputer, kamera digital dan berbagai aplikasi piranti lunak, untuk pembelajaran.

Program Audio Interaktif (PAI) untuk TK
DBE 2 bermitra dengan Departemen Pendidikan Nasional untuk mengembangkan rintisan Program Audio Interaktif (PAI). Program PAI ini meliputi paket-paket materi yang berbasis audio dan cetak bagi siswa TK dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Melalui 106 program audio berdurasi 40 menit ini guru TK didorong untuk melakukan pembelajaran yang aktif, aplikatif dan menyenangkan. Program ini juga dirancang untuk memenuhi kebutuhan dari para guru TK yang tidak atau kurang terlatih di Indonesia.

Pusat Sumber Belajar Gugus
Pusat Sumber Belajar Gugus (PSBG) berfungsi sebagai tempat dimana para guru dan pemangku kepentingan pendidikan berkumpul dan mendikusikan konten pelatihan, inovasi kelas, menciptakan alat peraga murah dan berkerjasama dengan rekan-rekan sekerja. PSBG juga dilengkapi dengan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) seperti laptop, kamera digital, handycam yang dapat dipinjam oleh guru untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran.

Pe
latihan Pembelajaran Aktif untuk Perguruan Tinggi
Besarnya peran strategis pihak universitas dalam memperkuat kapasitas pendidikan dasar, DBE 2 mengembangkan paket pelatihan pembelajaran aktif untuk perguruan tinggi (ALFHE) yang dirancang untuk mengenalkan dosen dalam menggunakan metode pembelajaran aktif di tataran perguruan tinggi.

Mitra Universitas
DBE 2 bekerjasama  dengan 15 mitra perguruan tinggi di Indonesia dan 3 perguruan tinggi di Amerika. DBE 2 memfasilitasi konsorsium perguruan tinggi  yang bertujuan untuk mengkonsolidasikan pengalaman dan praktek-praktek terbaik yang dilakukan oleh mitra perguruan tinggi dan untuk mendukung kerjasama yang berkelanjutan.

Kemitraan Publik-Swasta
Kerjasama dengan Intel Teach senilai 1.5 juta dolar AS untuk penyediaan pelatihan TIK  dan untuk memperkenalkan keterampilan abad ke-21 kepada para guru dan kerjasama senilai hampir 2 juta dolar AS dengan kelompok usaha BP untuk memperbaiki manajemen pendidikan di tiga wilayah provinsi Papua dan untuk memperkuat fakultas pendidikan di Universitas Cendrawasih.

Saman Siaga Gempa
Menanggapi tragedi tsunami yang menimpa provinsi Aceh pada bulan Desember 2009, DBE 2 telah bekerjasama dengan Universitas Syiah Kuala dan sekelompok anak-anak sekolah menengah pertama dalam menciptakan syair dan lagu yang menceritakan tentang kesiapan menghadapi gempa. Syair dan lagu ini kemudian dipadukan dalam sebuah gerakan tarian tradisional Saman yang dinamakan tarian Saman Siaga Gempa. DVD instruksional Saman Siaga Gempa telah disebarluaskan kepada guru kesenian dan siswa di lima kabupaten binaan DBE 2 di provinsi Aceh.